Mengenal Istilah Seputar Virus Corona, Agar Tidak Gagal Paham


Virus Corona yang sudah mewabah secara Global di dunia saat ini telah masuk ke Indonesia. Berbagai informasi mengenai Virus Corona ini setiap hari kita baca dan kita lihat dari media.

Namun ternyata, masih banyak diantara Masyarakat indonesia yang sering dibuat bingung dengan beredarnya sejumlah istilah asing seputar Virus Corona yang dipakai pemerintah dalam menangani penyebaran Virus Corona ( COVID-19 ).

Begitupun dengan informasi media yang kerap kali juga menggunakan istilah-istilah asing dalam menyampaikan beritanya.

Sehingga banyak yang kemudian bertanya apa itu Social distancing, Work From Home, Lockdown dan sejumlah istilah lainnya yang diucapkan pun terkadang susah, apalagi dimengerti apa arti dan maksud istilah-istilah itu.

Kali ini, saya coba merangkum beberapa pengertian istilah - istilah seputar Virus Corona tersebut yang dirangkum dari berbagai sumber. Silahkan simak berikut ini:

1. Social Distancing

Dikutip dari The Atlantic, istilah Social Distancing ini merujuk pada tujuan untuk mencegah orang sakit melakukan kontak dengan orang lain dalam jarak dekat. Social distancing juga bertujuan untuk mengurangi penularan virus dari orang ke orang.

Sementara istilah social distancing menurut Center for Disease Control (CDC) adalah menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjaga jarak dengan manusia, dan menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang.

Selain istilah social distancing, dalam bahasa Indonesia juga ada istilah isolasi dan karantina. Kedua istilah ini termasuk populer pasca merebaknya virus Corona di berbagai negara.

2. Work From Home (WFH)

WFH atau Work From Home juga menjadi populer di kalangan pekerja. Istilah ini berarti bekerja dari rumah. Terkait dengan virus Corona, Anda tidak perlu pergi bekerja untuk mengurangi risiko tertular virus Corona.

Anda bisa menyelesaikan pekerjaan dari rumah dan bisa dilakukan secara online jika memungkinkan. Jika dikaitkan dengan situasi di Indonesia saat ini terkait penyebaran virus Corona, Presiden Joko Widodo sudah mengimbau agar masyarakat bekerja dari rumah, sama halnya seperti sekolah dan beribadah diimbau untuk dilakukan di rumah saja.

3. Lockdown

Lockdown diambil dari bahasa Inggris, artinya adalah terkunci. Jika dikaitkan dalam istilah teknis dalam kasus Corona atau COVID-19, arti Lockdown adalah mengunci seluruh akses masuk maupun keluar dari suatu daerah maupun negara.

Tujuan mengunci suatu wilayah ini agar virus tidak menyebar lebih jauh lagi. Jika suatu daerah dikunci atau di-lockdown, maka semua fasilitas publik harus ditutup. Mulai dari sekolah, transportasi umum, tempat umum, perkantoran, bahkan pabrik harus ditutup dan tidak diperkenankan beraktivitas.

4. Epidemi dan Pandemi

Epidemi merujuk pada penyebaran penyakit secara cepat dengan jumlah yang terjangkit banyak dan tidak normal. Biasanya suatu penyakit disebut epidemi jika menyebar di sebuah wilayah dalam jumlah penderita yang banyak, namun skalanya lebih kecil dibanding pandemi.

Pandemi berarti penyakit tersebut sudah menyebar ke seluruh dunia atau penyebarannya terjadi secara global. Levelnya pun lebih tinggi dibanding epidemi. Dalam kasus virus Corona, WHO menetapkan Covid-19 sebagai pandemi setelah menyebar hampir di seluruh negara.

5. Imported Case dan Local Transmisson
Istilah ini merujuk pada lokasi dari mana virus Corona itu menjangkiti seorang pasien.

Imported Case berarti seseorang terjangkit saat berada di luar wilayah dimana pasien tersebut melapor. Misalnya seorang pasien dilaporkan positif Corona di Indonesia, karena dia baru saja liburan dari luar negeri.

Local Transmission atau transmisi lokal berarti seorang pasien tertular di dalam wilayah dimana kasus ditemukan. Misalnya seorang pasien dilaporkan positif terjangkit virus Corona di Indonesia dan tertularnya pun di Indonesia.

6. ODP, PDP, dan Suspect Corona

Berdasarkan pedoman Covid-19 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, sebagai berikut:

▪ ODP adalah Orang dalam Pemantauan
adalah mereka yang demam di atas 38 derajat Celsius. Kemudian, disertai gejala gangguan sistem pernafasan seperti pilek, sakit tenggorokan, dan batuk.
Selain itu, ia juga memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri atau dalam negeri yang menjadi episentrum Corona.

▪ PDP adalah Pasien dalam Pengawasan
Mereka yang masuk kategori ini memiliki ciri seseorang dengan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), demam di atas 38 derajat Celsius. Mengalami gejala klinis lain seperti pilek, sakit tenggorokan, sesak nafas, pnumonia atau infeksi paru-paru ringan sampai berat, dan batuk.

Mereka juga pernah punya riwayat bersinggungan dengan pasien positif Covid-19 atau pergi ke daerah episentrum Corona baik di luar maupun dalam negeri.

▪ Suspect Corona
Menurut Pedoman Covid-19 keluaran Kementerian Kesehatan, istilah suspect corona saat ini merujuk pada mereka yang masuk kategori PDP.

7. Isolasi dan Karantina

▪Isolasi
Pembatasan bagi yang dinyatakan Positif Corona atau untuk yg sakit. Tujuannya adalah Mengendalikan penyebaran penyakit dengan membatasi / mencegah perpindahan penyakit  dari orang yang sakit ke Orang lain.

▪Karantina
Pembatasan bagi mereka yang Dalam Pemantauan maupun Yang belum terdeteksi. Tujuannya adalah Mengendalikan penyebaran penyakit dengan membatasi / mencegah perpindahan penyakit antar orang yang belum terdeteksi, maupun dari Orang dalam Pemantauan

Proses Pemeriksaan 

Seseorang dengan Gejala Infeksi Virus Corona akan di ambil sampelnya.
Hasil sampel yang diambil dari proses swab ini akan diuji menggunakan metode PCR (polymerase chain reaction) dan Genome Sequencing untuk mengetahui apakah si pasien positif atau negatif Covid-19.

Saat ini di Indonesia, membutuhkan waktu 2 - 3 hari untuk menunggu hasil uji spesimen tersebut.

Jika terkonfirmasi positif, pasien akan menjalani perawatan hingga sampai dua kali pemeriksaan dan jika kemudian dinyatakan sudah negatif, baru dipersilakan pulang.

Sementara jika hasil uji sampelnya adalah Negatif, pasien akan diminta menunggu pemeriksaan sekali lagi untuk memastikan apakah ia benar-benar negatif.

Itulah berbagai Istilah dan artinya yang sering kita dengar dan baca dari media, semoga tulisan ini dapat membantu untuk pembaca yang ingin memahami Istilah-istilah dalam penanganan Virus Corona.

Semoga kita senantiasa sehat dan dijauhkan dari wabah Virus Corona yang saat ini sudah terjadi di Indonesia, Aamiin !.

Berbagai Sumber