Asal usul nama PCB alias MasBe

Lahir dengan Nama sederhana dan Khas Jawa ( PM saya jika pengin tahu hehehe), pada akhirnya saya mengikuti Tren di sisi pergaulan dengan Callsign atau Paraban ( istilah Jawa ) untuk nama samaran. Jika semua teman memilih Nama unik dan bagus maka saya memilih Nama paraban yang Aneh, yap emang dianggap aneh oleh kebanyakan teman-teman se genk saya. punya genk yah ? biasa istilah buat kumpulan temen nongkrong.

Ditempat saya nongkrong semuanya punya paraban, sebut saja misalnya Bejo, Cathol, Gabug, Geber, Glondong, Kasdut, Sidul, Jewawut, Kebo, Ciput, Sengad, Obeng, GusDur, Gepeng, Wirog, Kampleng dan lain sebagainya. Dan saya menggunakan Nama PCB. Mungkin pertama kalinya seseorang dipanggil dengan nama dari tiga huruf konsonan PCB, bahkan jauh sebelum populer nama SBY.  

PCB adalah istilah yang populer digunakan untuk papan sirkuit rakitan elektronik printed circuit board ( PCB ) makanya nama saya waktu itu dianggap nyeleneh.

Bujang PCB
Awalnya, pada tahun 1993 saat masih jadi murid berseragam putih biru, saat itu sedang marak stasiun radio dengan berbagai acara menarik yang melibatkan pendengar dengan berpartisipasi melalui Kartu request ( Kartu Atensi ), Nah itulah kali pertama nama PCB berkumandang di Radio UTARI, Wijaya Kusuma ( sekarang Wijaya FM ), dan Yaswi ( sekarang Yes Radio ) Cilacap. Saat itu semua saluran masih menggunakan frekwensi AM.

Melalui Kartu Reques itulah saya mempopulerkan Nama Bujang PCB sebagai singkatan dari Bujang Pilon Campur Bloon. Tetapi nama PCB juga saya maksudkan untuk mewakili hobi saya pada elektronik, karena saat itu saya sedang memulai memahami media Elektronika. Jadi penggunaan nama PCB saya rasa sudah tepat untuk saya.

Filosofi
Penggunaan nama PCB juga bukan tanpa Filosofi lho..hehe istilah kerennya begitu kali. karena menurut cerita bapak saya, ghem ghem, Nama itu harus memiliki makna. Nah PCB itu saya Filosofikan sebagai berikut.

Jika PCB printed circuit board adalah papan untuk merakit komponen elektronik dari resistant, transistor, Diode, elco atau kapasitor ,IC dan komponen lain, maka semua komponen itu harus dipasang sesuai dengan tempatnya sehingga tidak terjadi korsleting dan menghasilkan perangkat Audio atau perangkat elektronik lain yang bisa bermanfaat. maka Begitupun PCB untuk saya.

PCB sebagai saya seorang manusia, lebih bermakna bahwa saya bisa bergaul dengan siapapun dan latar belakang atau watak apapun, suku dan agama manapun dengan menempatkan sikap dan posisi yang tepat sehingga terbangun harmonisasi kehidupan yang indah. ciiiiaaa

Alhamdulillah, akhirnya filosofi ini mengilhami saya untuk tidak memilih-milih dalam bergaul, dari preman sampai Ulama, dari Penjahat sampai Pejabat, dari Balita sampai Orang Tua, dari Pengemis sampai Pengusaha, Dari Perempuan Nakal sampai Muslimah, dari Macho hingga KW, Pria maupun Wanita, dari Medan hingga Papua, dari Indonesia sampai Mancanegara saya bisa diterima dan bergaul dengan mereka, dan tetap menjadi diri saya sendiri dan berhak secara pribadi memilah baik buruk dari pergaulan ini.

Nah, sehingga sampai saat saya menulis ini 2014, maka saya menyandang nama PCB sudah 21 tahun lamanya, terhitung sejak 1993 hingga 2014. wow..lama nian

Sejak 1993 itu nama PCB terus membahana melalui berbagai acara di beberapa Radio di Cilacap Purwokerto dan Tasikmalaya. maklum, saat itu satu-satunya cara menjadi populer ya dengan menjadi fans radio ternama. Sesekali mengikuti event di radio seperti Karaoke yang saat itu sedang Tren atau mengikuti Kuis dan acara Interaktif. kebetulan beberapa event pernah saya ikuti sehingga nama PCB sering disebut oleh penyiar dan pendengar lain.

Kesan sebagai Fans Radio
Saat menjadi Fans setia di Radio itulah saya memiliki ruang berekspresi dan berkarya, ciieeeee. maksudnya, melalui Sang Penyiar saya bisa menitipkan pesan dan salam buat seseorang yang saya Sukai atau berkreasi dengan Pantun dan karya itu diperdengarkan untuk orang banyak, rasanya seneng aja meski harus bolak balik ke kantor Pos buat beli Kartu Pos dan perangko.

Dan Kisah Cinta saya dimulai dari sini, melalui Radio saya bisa sampaikan perasaan saya secara tersirat kepada seorang teman satu sekolahan yang ternyata juga turut menjadi Fans radio dengan Callsign Kijang Kencana. yah seneng juga karena akhirnya ia menyambut pesan saya dan membalasnya secara tersirat juga. Karena saat itu setengah mati jika saya harus menyampaikan rasa suka saya secara langsung kepadanya.

Ingat lagunya Gombloh Di Radio, atau Erie suzan Radio Dangdut. Itulah masa-masa dimana radio begitu penting sebagai sarana menyampaikan pesan dan menjadi SosMed yang gebyarnya melebihi facebook atau Twitter saat ini.

Melalui Radio itulah, saya mendapat sambutan cukup baik dari seorang dara bernama Eti Mulyanti ( Kijang Kencana ). Meskipun selamanya tak pernah menjadi Pacar saya, tetapi saya bahagia karena bisa menyampaikan apa yang saya rasakan meski harus menjadi bahan olok-olokan semua teman karena kisah Asmara di media itu disimak semua teman saya.

Cerita ini akan saya Bingkai dalam kolom tersendiri, karena ada ending yang sangat  mengesankan dari kisah saya dengannya, sembari saya akan menghubungi yang bersangkutan untuk saya tulis kisahnya di Blog ini, semoga diizinkan yah..

Panggilan MasBe
Dengan menggunakan tiga huruf konsonan PCB kebanyakan orang memanggil saya dengan Be. ini menjadi olok-olokan ketika panggilan saya disamakan dengan panggilan ke seekor kambing..Mbeee. Tapi tak apalah, Kalm saja bro. beberapa teman ada juga yang memanggil Pe atau Ce, mereka mencoba menciptakan ciri khas tersendiri, dan itu saya hargai.

Panggilan MasBe, kemudian menjadi akrab ditelinga saya dimulai dari adik-adik saya. mereka semua memanggil MasBe, ada juga yang panggil CB, ( kayak motor jadul yah? hehe ). MasBe akhirnya lebih familiar menjadi panggilan hampir dari kebanyakan teman-teman saya dan Fans radio setelah saya menjadi Penyiar Radio di tahun 1997-1998 kemudian tahun 2000 hingga tahun 2007.

Saya juga akan mencoba mengulas kisah selama menjadi Penyiar ini dalam Ruang Khusus, InsyaAllah.

Dan hingga hari Ini Nama PCB atau MasBe masih familiar di lingkungan saya karena Istri dan adik-adik saya juga teman-teman menggunakan panggilan itu sehari-hari. Bahkan lucunya, jika ada yang mencari alamat saya dengan nama Asli saya justru banyak yang tidak tahu. tetapi jika di tambah kata PCB Insya Allah langsung ditunjukan dan ketemu.


Kisah Cinta
Banyak yang ingin saya Tulis, termasuk lika-liku Kisah Cinta saya yang memiliki Julukan Potongan Cowok Buaya ( PCB ), dengan memiliki Cewek hingga berinisial Cewek PCB ke 225.
Jangan liat gambar disamping, itu hanya ilustrasi, karena semua juga tahu kalo itu editan hehehe

Bagaimanakah cara saya membagi waktu antara Tugas dan Cinta heheheh, atau bagaimana saya memiliki Cewek lebih dari satu dalam satu waktu.., tentu itu sangat memuakan bagi para Cowok or Cewek Setia karena menganggap saya Don Juan yang Buaya.  Tapi eits Tunggu dulu, mungkin seorang PCB adalah Cowok yang paling setia lebih dari kesetiaan Anda, hehehe.

Sampai Jumpa